Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspiratif

Pertapa dan Pelacur

Ada seorang pertapa Tinggal diasramanya, dan di seberang jalan Tepat berhadapan dengan asramanya itu Ada rumah bordil Di mana tinggal seorang pelacur. Setiap hari Ketika pertapa akan melakukan meditasi, Dia melihat Para lelaki datang dan pergi dari rumah pelacur itu. Dia melihat Pelacur itu sendiri menyambut dan mengantar tamu-tamu nya. Setiap hari Pertapa itu membayangkan dan merenungkan Perbuatan memalukan yang berlangsung di kamar pelacur itu, Dan Hatinya dipenuhi oleh kebencian akan kebobrokan moral dari pelacur itu.  Di lain sisi, Setiap hari Pelacur itu melihat sang pertapa dalam praktek-praktek spiritualnya (sadhana). Dia berpikir betapa indahnya untuk menjadi demikian suci, untuk menggunakan waktu dalam doa dan meditasi. Tapi Kemudian dia mengeluh, ”Nasibku memang menjadi pelacur. Ibuku dulu adalah seorang pelacur, dan Putriku nanti juga akan menjadi pelacur. Demikianlah hukum negeri ini.”  Pertapa dan pelacur itu mati pada hari yang sama Dan berdiri di de...

Doa Ibu Laksana Pedang

Oleh: Taufik Hidayat Mungkin sejak kecil kita sudah sering diceritakan tentang sebuah kisah tentang seorang anak yang durhaka kepada ibunya yaitu kisah Malin Kundang dan ibunya Mande Rubayah. Memang sebagian masyarakat menganggap kisah ini adalah kisah fiktif atau kisah rakyat, tetapi kita bisa banyak mengambil pelajaran dari kisah ini. Mungkin kisah ini juga bisa mengingatkan kita akan segala jasa ibu khususnya di momentum hari ibu yang sudah berlalu beberapa hari lalu. Dikisahkan pada zaman dahulu di sebuah perkampungan nelayan Pantai Air Manis di daerah Padang, Sumatera Barat hiduplah seorang janda bernama Mande Rubayah bersama seorang anak laki-lakinya yang bernama Malin Kundang. Mande Rubayah amat menyayangi dan memanjakan Malin Kundang. Malin adalah seorang anak yang rajin dan penurut. Mande Rubayah sudah tua, ia hanya mampu bekerja sebagai penjual kue untuk mencupi kebutuhan ia dan anak tunggalnya. Suatu hari, Malin jatuh-sakit. Sakit yang amat keras, nyawanya hamp...